Panasonic kembangkan baterai solid-state tahan 150°C untuk industri
CHIBA - Panasonic Energy, unit bisnis baterai Panasonic Holdings, mengembangkan teknologi baterai solid-state yang mampu beroperasi pada suhu ekstrem hingga 150 derajat Celsius.
Chief Technology Officer (CTO) Panasonic Energy Shoichiro Watanabe mengatakan, perusahaan berencana mulai mengirimkan sampel baterai tersebut pada periode Oktober hingga Desember mendatang.
Seperti dikutip Reuters, teknologi terbaru ini meningkatkan batas toleransi suhu baterai dari sebelumnya sekitar 125 derajat Celsius.
Panasonic juga mengembangkan desain sel prisma (prismatic cell) berukuran kecil untuk produk tersebut.
Menurut Watanabe seusai menghadiri sebuah konferensi industri, desain sel prisma tersebut memberikan fleksibilitas dalam penataan dan tata letak produk dibandingkan dengan sel berbentuk koin (coin-shaped cell).
Kemampuan beroperasi pada suhu tinggi membuka peluang penggunaan baterai solid-state Panasonic di berbagai sektor.
Salah satunya adalah proses sterilisasi peralatan medis yang membutuhkan paparan suhu tinggi.
Meski demikian, Panasonic Energy belum menjadikan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai target utama untuk tahap awal pengembangan teknologi ini.
Perusahaan akan terlebih dahulu menyasar mesin-mesin industri dan sensor kendaraan.
Panasonic menargetkan produksi massal dapat dimulai sekitar satu hingga dua tahun setelah pengiriman sampel.
Selain baterai solid-state, Panasonic Energy juga mempercepat pengembangan baterai berbentuk silinder (cylindrical battery) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan robot humanoid.
Watanabe mengatakan, desain silinder dinilai sesuai untuk aplikasi robotik karena lebih fleksibel ditempatkan pada ruang yang terbatas.
Bentuk tersebut juga dinilai cocok dengan struktur tubuh robot humanoid yang cenderung memiliki kontur membulat. (DK)